logo rsm lamongan

Pendaftaran

whatsapp

Customer Service

RENUNGAN SEBELUM BERBUAT SOMBONG DAN PAMER

Judul diatas mengesankan bahwa sombong dan pamer adalah perbuatan yang direncanakan dan disengaja. Apakah benar seperti itu?. Jawabnya hanya Allah yang paling tahu dan para pemilik sifat sombong dan pamer. Memperhatikan hadirnya rasa sombong dan pamer sangat halus, maka bisa diduga kebanyakan orang yang sombong dan pamer itu diawali dari dominannya perasaan bahwa dirinya memiliki kelebihan, keistimewaan, keunggulan dan kemuliaan dari orang lain.

Membandingkan diri sendiri dari orang lain itu boleh, dalam rangka untuk memastikan kualitas syukur kita kepada Allah atas segala nikmat yang sudah diberikan kepada kita. Cara ini seperti yang diabadikan Allah di QS 27:40. قَالَ الَّذِيْ عِنْدَهٗ عِلْمٌ مِّنَ الْكِتٰبِ اَنَا۠ اٰتِيْكَ بِهٖ قَبْلَ اَنْ يَّرْتَدَّ اِلَيْكَ طَرْفُكَۗ فَلَمَّا رَاٰهُ مُسْتَقِرًّا عِنْدَهٗ قَالَ هٰذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّيْۗ لِيَبْلُوَنِيْٓ ءَاَشْكُرُ اَمْ اَكْفُرُۗ وَمَنْ شَكَرَ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ رَبِّيْ غَنِيٌّ كَرِيْمٌ Artinya: “Sulaiman berkata: "Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya).

tetapi bilamana ketika membandingkan diri sendiri dari orang lain kemudian yang dominan adalah perasan lebih dari orang lain, maka cara seperti itu adalah caranya Iblis, diabadikan Allah di QS 38:76. قَالَ اَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّارٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ Artinya: Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah".

Dan Rasulullah menjelaskan bahwa “Sombong itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan sesama manusia. (HR Muslim). Penjelasan Rasulullah ini terbukti dalam sikap Iblis di QS 2:34 yang artinya: ”Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis, ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir”.

Dan itu diakui Iblis dalam dialognya dengan Allah di QS 7:12 قَالَ مَا مَنَعَكَ اَلَّا تَسْجُدَ اِذْ اَمَرْتُكَ ۗقَالَ اَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُۚ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّارٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ Artinya: Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Iblis menjawab: "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah".

Karena itulah kita harus sadar tentang alasan kenapa Allah SWT melarang kita untuk sombong, sebagaimana QS 17:37 yang artinya ”Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. Hukuman bagi orang sombong :

Bentuk sombong: Bila kita mengamati dari hadits dibawah ini, maka kita temukan bentuk sombong menurut Allah dan Rasul-Nya.

Judul diatas mengesankan bahwa sombong dan pamer adalah perbuatan yang direncanakan dan disengaja. Apakah benar seperti itu?. Jawabnya hanya Allah yang paling tahu dan para pemilik sifat sombong dan pamer. Memperhatikan hadirnya rasa sombong dan pamer sangat halus, maka bisa diduga kebanyakan orang yang sombong dan pamer itu diawali dari dominannya perasaan bahwa dirinya memiliki kelebihan, keistimewaan, keunggulan dan kemuliaan dari orang lain.

Membandingkan diri sendiri dari orang lain itu boleh, dalam rangka untuk memastikan kualitas syukur kita kepada Allah atas segala nikmat yang sudah diberikan kepada kita. Cara ini seperti yang diabadikan Allah di QS 27:40. قَالَ الَّذِيْ عِنْدَهٗ عِلْمٌ مِّنَ الْكِتٰبِ اَنَا۠ اٰتِيْكَ بِهٖ قَبْلَ اَنْ يَّرْتَدَّ اِلَيْكَ طَرْفُكَۗ فَلَمَّا رَاٰهُ مُسْتَقِرًّا عِنْدَهٗ قَالَ هٰذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّيْۗ لِيَبْلُوَنِيْٓ ءَاَشْكُرُ اَمْ اَكْفُرُۗ وَمَنْ شَكَرَ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ رَبِّيْ غَنِيٌّ كَرِيْمٌ Artinya: “Sulaiman berkata: "Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya).

tetapi bilamana ketika membandingkan diri sendiri dari orang lain kemudian yang dominan adalah perasan lebih dari orang lain, maka cara seperti itu adalah caranya Iblis, diabadikan Allah di QS 38:76. قَالَ اَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّارٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ Artinya: Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah".

Dan Rasulullah menjelaskan bahwa “Sombong itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan sesama manusia. (HR Muslim). Penjelasan Rasulullah ini terbukti dalam sikap Iblis di QS 2:34 yang artinya: ”Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis, ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir”.

Dan itu diakui Iblis dalam dialognya dengan Allah di QS 7:12 قَالَ مَا مَنَعَكَ اَلَّا تَسْجُدَ اِذْ اَمَرْتُكَ ۗقَالَ اَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُۚ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّارٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ Artinya: Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Iblis menjawab: "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah".

Karena itulah kita harus sadar tentang alasan kenapa Allah SWT melarang kita untuk sombong, sebagaimana QS 17:37 yang artinya ”Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. Hukuman bagi orang sombong :

Bentuk sombong: Bila kita mengamati dari hadits dibawah ini, maka kita temukan bentuk sombong menurut Allah dan Rasul-Nya.