Jumat, 1 Mei 2026
Khidmat di Sepertiga Malam, KBIHU RS Muhammadiyah Lamongan "LABBAIK" Lepas Keberangkatan 353 Jamaah Haji Tahun 2026

LAMONGAN – Suasana khusyuk dan penuh haru menyelimuti kawasan Masjid Asy-Syifa Muhammadiyah Lamongan pada Kamis (30/4/2026) dini hari. Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan "LABBAIK" resmi menggelar seremoni pelepasan 353 jamaah haji musim tahun 2026 yang tergabung dalam Kloter 35.
Acara pelepasan para "Tamu Allah" ini berlangsung khidmat sejak pukul 02.30 WIB dan berakhir menjelang waktu salat Subuh pada pukul 04.15 WIB. Mengambil waktu di sepertiga malam terakhir, para jamaah yang mengenakan seragam nasional batik haji tampak memadati area masjid bersama ratusan keluarga yang turut mengantar.
Perwakilan Direksi RS Muhammadiyah Lamongan, Rachmat Ardiyanzah PG, S.KM., M.Kes., dalam laporannya menyampaikan rasa syukurnya atas peningkatan jumlah kepercayaan masyarakat kepada KBIHU Labbaik setiap tahunnya.
"Grafik pertambahan jamaah haji KBIHU Labbaik terus meningkat. Pada tahun 2023 sebanyak 67 jamaah, tahun 2024 menjadi 211 jamaah, tahun 2025 mencapai 311 jamaah, dan alhamdulillah pada tahun 2026 ini kita memberangkatkan 353 jamaah," jelas Rachmat.

Ia juga menambahkan bahwa demi kenyamanan dan kesehatan jamaah, KBIHU Labbaik turut menyertakan tenaga medis dalam rombongan. "Terdapat beberapa petugas kesehatan yang ikut mendampingi, di antaranya dua orang dokter yakni dr. Bayu Kurniawan, Sp.A. dan dr. Aziz, serta beberapa perawat dan tenaga kesehatan lain yang siap membantu pemeriksaan kesehatan jamaah di Tanah Suci," tambahnya.
Dalam prosesi pelepasan tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan sekaligus Amirul Hajj KBIHU Labbaik, Drs. Shodikin, M.Pd., memberikan sambutan serta empat arahan penting kepada para jamaah:
- Terapkan Ilmu Manasik: Ilmu dan tata cara ibadah yang telah dipelajari selama masa manasik agar diterapkan sebaik mungkin saat menjalani ibadah di Tanah Suci.
- Kedepankan Gotong Royong: Jamaah diimbau untuk saling bekerja sama. Jika ada jamaah yang membutuhkan bantuan seperti didorong kursi rodanya, agar saling membantu. Kebutuhan layanan juga harus segera diinformasikan kepada ketua regu, ketua rombongan, atau kepada Amirul Hajj.
- Luruskan Niat: Niatkan ibadah murni untuk mencari rida Allah SWT. Selama berhaji, jamaah harus menjauhi perbuatan keji (rafaṡa), maksiat (fusụqa), dan berbantah-bantahan (jidāla), sesuai tuntunan Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 197.
- Siapkan "Pil Sabar": Jamaah diminta untuk selalu menelan "pil sabar" dalam menghadapi berbagai ujian, antrean, maupun dinamika selama rangkaian ibadah haji.
Lantunan doa pelepasan dan gema Talbiyah (Labbaikallahumma labbaik) semakin menambah kesyahduan momen tersebut. Isak tangis bahagia dari sanak saudara tak terbendung saat para jamaah mulai diarahkan menaiki armada bus yang telah bersiaga di area parkir Masjid Asy-Syifa.
Tepat pada pukul 05.00 WIB, rangkaian bus perlahan bergerak menuju Alun-alun Lamongan untuk mengikuti prosesi pelepasan resmi oleh Bupati Lamongan. Selanjutnya, pada pukul 06.10 WIB, rombongan bertolak meninggalkan Lamongan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Rombongan jamaah haji KBIHU RS Muhammadiyah Lamongan tiba di Asrama Haji Surabaya pada pukul 08.00 WIB. Setibanya di sana, para jamaah langsung menjalani skrining kesehatan oleh tim kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Bagi jamaah yang dinyatakan sehat, mereka langsung diarahkan untuk beristirahat di Ruang Zam-Zam. Sementara itu, bagi jamaah yang hasil skrining kesehatannya memerlukan observasi lebih lanjut, langsung mendapatkan pemeriksaan intensif di poli kesehatan Asrama Haji Surabaya.

