Minggu | 19 Mar 2017 | 16:47:52 | Dibaca 302 kali

PUNCAK OPERASI SIMPATIK SEMERU 2017 : DMC RSML Adakan Pelatihan PPGD Awam Korban KLL di Alun-Alun Lamongan

PUNCAK OPERASI SIMPATIK SEMERU 2017 : DMC RSML Adakan Pelatihan PPGD Awam Korban KLL di Alun-Alun Lamongan
Tim DMC RS Muhammadiyah Lamongan saat melakukan drill Penanganan Awal Korban Kecelakaan. (foto :Bagus)

Untuk kesekian Kalinya RS muhammadiyah Lamongan dipercaya oleh Satlantas Polres Lamongan dalam memberikan pelatihan PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat) pada korban kecelakaan.

Berbeda dengan kegiatan yg sudah sudah, pelatihan PPGD korban kecelakaan kali ini dilakukan dalam waktu yang relativ singkat, yaitu pada rangkaian acara kegiatan MInCe SyAntik (Minggu ceria Satu Layanan Simpatik) di acara Car Free Day di alun-alun kota Lamongan.

Pelatihan PPGD ini disajikan dalam bentuk drill Penanganan Korban kecelakaan Lalu Lintas Oleh tim DMC (Disaster Medical Commite) RS Muhammadiyah Lamongan.  Selama proses drill berlangsung, selain menjelaskan tentang tahapan-tahapan penanganan awal Korban Kecelakaan Lalu Lintas, narator juga memberikan beberapa pesan kepada masyarakat yg menyaksikan, Yaitu..

Dalam menolong korban kecelakaan harus memakai alat pelindung diri, jangan sampai bersentuhan langsung dengan darah dari tubuh korban, hal ini karena semakin meningkatnya kasus HIV AIDS dan Hepatitis B (liver)  dimana kedua penyakit tersebut bisa menular lewat paparan darah. Untuk hal ini penolong bisa memakai sarung tangan jika ada, atau menggunakan plastik atau bahan yang lain untuk melindungi diri dari paparan darah korban.

Yang kedua, kebiasaan yg selama ini keliru yaitu memberikan minum pada korban kecelakaan lalu lintas, hal ini bisa berbahaya jika kemudian korban tiba-tiba dalam keadaan kesadaran menurun sehingga bisa menyebabkan penyumbatan paru paru oleh air yang diberikan penolong.

Yang ketiga, dalam melakukan evakuasi korban ke tempat yang aman, misalkan ke tepi jalan, penolong harus memperhatikan dan memastikan bahwa antara kepala, dada dan punggung korban harus dalam satu garis lurus untuk mencegah cedera lebih lanjut pada saraf tulang belakang yg bisa berakibat kelumpuhan bahkan kematian                       

Pada kesempatan tersebut DMC RS Muhammadiyah Lamongan bersama unit laka juga membagikan brosur tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta Call center TAC (Traffic Accident Centre) yg bisa dihubungi oleh masyarakat saat terjadi kecelakaan lalu lintas, yaitu pada line telepon 0322-311777. (dh/Bagus)

Emergency Call
0322-311777
Ambulan Gawat Darurat 118 (AGD 118) RSML