Jumat | 16 Sep 2016 | 16:45:11 | Dibaca 765 kali

MENYONGSONG SETENGAH ABAD, RS MUHAMMADIYAH LAMONGAN SIAP MENJADI RUMAH SAKIT YANG UNGGUL DAN ISLAMI

MENYONGSONG SETENGAH ABAD, RS MUHAMMADIYAH LAMONGAN SIAP MENJADI RUMAH SAKIT YANG UNGGUL DAN ISLAMI
Ustadz H. Agus Taufiqurrahman, dr. Sp.S., M.Kes. Memberikan ceramah pada Tabligh Akbar Milad ke 48 RSML

       Rangkaian puncak acara milad RS Muhammadiyah Lamongan ke 48 yang berlangsung pada kamis 15 September 2016 di halaman RS Muhammadiyah Lamongan berjalan lancar, acara milad kali ini mendatangkan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yakni ustadz H. Agus Taufiqurrahman,dr.,Sp.S,.M.Kes, selain dari pimpinan pusat Muhammadiyah acara tersebut juga mengundang Bapak H.Fadeli.SH.MM (BupatiLamongan), Kepala Dinkes,dan jajaran FORPIMDA Kabupaten Lamongan dan seluruh jajaran Pimpinan Daerah dan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah sekabupaten Lamongan.

          Dalam kesempatan itu hadir dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan yang diwakili oleh Bapak. H. Mustofa Nur yang dalam sambutanya menyampaikan bahwa milad yang ke 48 RS Muhammadiyah Lamongan ini bertepatan dengan  Milad Muhammadiyah yang ke 107, di dalam usianya yang semakin tua ini tidak menjadikan RS Muhammadiyah Lamongan semakin lemah akan tetapi malah semakin gagah, hal ini dibuktikan dengan kemajuan RS Muhammadiyah Lamongan baik dari segi pelayanan maupun dari segi pembangunan. “dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan RS Muhammadiyah sangat signifikan, setelah pembangunan gedung medik 4 lantai, pada 2014 RSML lulus akreditasi paripurna, tingkatan akreditasi yg paling tinggi dan sebentar lagi kita akan membangun gedung 12 lantai pakBupati, mohon untuk didukung dan di do’akan agar segera dapat terealisasikan” ungkap Mustofa kepada Bupati Lamongan di sela-sela sambutanya.

          Sementara Bapak Bupati Lamongan H. Fadeli.SH.MM dalam sambutanya menyampaikan terima kasih kepada RS Muhammadiyah Lamongan, “ Saya merasa bangga dengan RS Muhammadiyah Lamongan, rumahsakitswasta yang sangat luar biasa, walaupun ini rumah sakit milik Muhammadiyah tetapi dalam pelayanan selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat tanpa melihat pasien tersebut punya KTA Muhammadiyah atau tidak. Saya mewakili warga Lamongan mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah yg turut berperan aktif dalam pembangunan kesehatan di Lamongan. Perlu kami sampaikan, Alhamdulillah Angka harapan hidup di Lamongan saat ini merupakan yg tertinggi di wilayah Jawa Timur, semua ini berkat kerja keras semua pihak, baik dari pemerintah maupun swasta, terima kasih RSML, terima kasih Muhammadiyah". Bupati juga menyampaikan kekagumannya terhadap perkembangan RSML saat ini," perkembangan RSML ini begitu pesat, setelah pembangunan gedung medik 4 lantai,  ternyata disebelah timur masih akan dilakukan pembangunan lagi,rumah sakit kami RSUD Dr. Sugiri saat ini berusaha menyusul dengan pembangunan 5 lantai, ndilalah pak Mustofa menyampaikan RSML malah akan mmembangun gedung 12 lantai. Yang membuat saya bertambah kagum, RSML ini sudah punya masjid yg cukup besar di dalam tapi masih akan membangun Masjid lagi yang lebih besar, ini membuktikan bahwa rumah sakit ini tidak hanya profit oriented,  tetapi juga memfikirkan tentang social, dakwah dan syiar islam."

          Dalam kesempatan itu juga hadir dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bapak Dr. H. Saad Ibrahim, MA. yang dalam sambutanya mengajak mengingat kembali kepada para sesepuh Muhammadiyah Lamongan yang telah berhasil dalam menebar benih dakwah dalam bidang kesehatan sehingga berdirinya rumah sakit muhammadiyah yang saat ini semakin maju dan berkembang. “saya ingin menjawab pertanyaan Pak Bupati kenapa kami bisa seperti ini, kami memliki SDM yang bekerja secara total dan optimal, di dalam bekerja kami selalu mengedepankan keikhlasan, kami menganggap bahwa bekerja adalah bagian dari dakwah dan ibadah yang kami lakukan, itu yang menjadikan kami bisa berkembang sampai saat ini”.

          Pada acara inti yakni kajian islam oleh Ketua Pimpinan Pusat MuhammadiyahUstadz H. Agus Taufiqurrahman, dr.,Sp.S., M.Kes yang menyampaikan kembali terkait sejarah berdirinya PKO ( PenolongKesengsaraanOemoem) yang di dalamnya sangat banyak makna yang bisa kita pelajari bersama, semangat PKO yang diketuai oleh Kyai Syuja’ ini sangat luar biasa sekali dalam menerapkan gerakan dakwah sosial, “Muhammadiyah sejak dulu sudah menerapkan islam yang nyah-nyoh, nyah – nyoh dalam istilah jawa adalah sebuah keihklasan dalam memberi, klo Lamongan wah weh, hal ini dibuktikan dengan pendirian rumah sakit milik pribumi pertama kali oleh Muhammadiyah, rumah sakit tersebut adalah media dakwah social bagi Muhammadiyah yang berbentuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat. Selain rumah sakit Muhammadiyah dalam gerakan dakwah sosialnya juga mendirikan madrasah diniyah yang bergerak dalam menangani masalah pendidikan masyarakat, dalam dakwah ini Muhammadiyah memberikan pendidikan secara gratis kepada masyarakat. Dari awal berdirinya Muhammadiyah selalu mengedepankan unsure keihklasan itu mengapa Muhammadiyah dan amal usahanya bisa berkembang sampai seperti sekarang ini”.Ungkap dr.Agus dalam kajiannya.

“Amal usaha Muhammadiyah merupakan media dakwah bagi persyarikatan Muhammadiyah, di dalam menjalankan amal usaha harus selalu bermuatan dakwah dan mengedepankan keihklasan, dalam memberikan pelayanan juga harus demikian, sesungguhnya konsep unggul dan islami itu bisa diterapkan dengan bersamaan, kalau boleh saya gambarkan konsep unggul dan islami itu ibarat satu tarikan nafas, sehingga kedepan RS Muhammadiyah Lamongan harus mampu memberikan layanan yang unggul dan islami serta nyah-nyoh (ikhlas dalam member pelayanan)” lanjut dr. Agus.

      Acara milad RS Muhammadiyah Lamonganke 48 tersebut di akhiri dengan peletakan batupertama pembangunan masjid As-Syifa’ RS Muhammadiyah Lamongan oleh dr. Agus Taufiqurrahman. Sp.S., M.Kes (Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah), DR.Saad Ibrahim ( Pimpinan Wilayah Muhammadiyah) dan H. Fadeli.SH.MM (BupatiLamongan).( Bayu Saputra/dh)

Emergency Call
0322-311777
Ambulan Gawat Darurat 118 (AGD 118) RSML