Senin | 1 Aug 2016 | 08:27:31 | Dibaca 1081 kali

CODE RED 2016 : Upaya Berkesinambungan RSML menjadi Rumah Sakit Siaga Bencana

CODE RED 2016 : Upaya Berkesinambungan RSML menjadi Rumah Sakit Siaga Bencana
simulasi pemadam api dengan APAR

RS Muhammadiyah Lamongan sebagai salah satu pelopor Rumah Sakit Aman Bencana di lndonesia terus melakukan update ilmu pengetahuan dan skill dalam penanggulangan bencana di rumah sakit bagi karayawannya, salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan penanggulangan bencana kebakaran bagi karyawan RS Muhammadiyah Lamongan.

Acara yang di laksanakan pada hari Sabtu 30/07/2016  itu dibuka langsung oleh wakil direktur Administrasi dan SDI RS Muhammadiyah Lamongan Bpk.Taufiq Yudiantoro yang dalam sambutanya mengatakan "Seluruh karyawan RS Muhammadiyah Lamongan harus mampu dan terlatih dalam penanganan bencana, terutama bencana kebakaran, karena resiko tinggi ancaman terjadinya bencana di rumah sakit kita ini adalah bencana kebakaran, maka dari itu dengan adanya pelatihan penanggulangan bencana kebakaran ini harapanya karyawan RS Muhammadiyah Lamongan akan semakin tangguh dan siapsiaga apabila terjadi suatu bencana di internal Rumah Sakit kita ini" Ungkap Taufiq. 

kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diselngarakan  oleh K3 RSML bekerjasama dengan Bagian diklat dan Komite Kesehatan bencan ( KKB)  RSML. Warlin effendi selaku ketua panitia menyampaiakan, " kegiatan ini kami lakukan minimal 1 tahun sekali, tujuanya agar  semua karyawan RSML siap melakukan penanganan awal jika terjadi kebakaran dan karyawan tahu prosedur apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran".

Sebelum melakukan praktek pemadaman api di lapangan, para peserta pelatihan di bekali materi oleh perwakilan dari Tim K3 dan Tim KKB RS Muhammadiyah Lamongan. Tim K3 yang dalam hal ini diwakili oleh Eko Bowo dan Affan Bahri berfokus pada pembahasan Sistem Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit dan Teknis Penggunaan Alat Pemadam Kebakaran, Sementara Tim KKB yang di wakili oleh Zaenal Suwandi yang juga salah satu Fasilitator Nasional Program HPCRED Lembaga Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah itu membahas Sistem Evakuasi apabila terjadi bencana di Rumah Sakit.

Dalam sesi akhir acara pelatihan penanggulangan bencana kebakaran ini seluruh peserta diajak untuk melakukan simulasi pengaktifan CODE RED (Tanda Aktivasi Kebakaran) serta melakukan praktik pemadaman api baik menggunakan HYDRANT maupun menggunakan APAR yang di pandu langsung oleh Tim Pemadam Kebakaran RS Muhammadiyah Lamongan.
(Bayu Saputra/dh)

Emergency Call
0322-311777
Ambulan Gawat Darurat 118 (AGD 118) RSML