Jumat, 30 Sep 2011, 21:35:37 WIB, Sumber : Multazam Edisi 2, 2010

Jangan Sepelekan Deman

Jangan Sepelekan Deman

Meski demam bukan penyakit, hanya simptom atau tanda sakit, masyarakat hares mewaspaclai. Demikian yang disampaikan Prof dr Budiwarsono. Sp.PD, KHOM, PGD, Pall.Med (ECU) dalam seminar ilmiah kedokteran "Up date On Management of Infectius Diseases" yang diselenggarakan RS Muhammadiyah Lamongan, (14/10/2009). Demam terjadi bila suhu badan lebih 37,8 derajat celcius atau suhu lethal bila suhu badan dibawah 26 derajat celcius atau diatas 43 derajat. Beberapa penyebab demam dibedakan menjadi 2. Penyebab demam yang akut umumnya infeksi (virus, demam tifoid, malarai, infeksi saluran kencing. pneumonia). Sementara penyebab demam yang tidak diketahui (fever of unknown origin) selain infeksi (virus HIV, parasit, intravaskuler, bakterimia) adalah neoplasma (leukimia, lymphoma) clan penyakit kolagen (SLE, periatiritis nodosa).

Dokter yang j uga sebagai staf pengaj ar ilmu penyakit dalam FK Unair/RSUD Dr Sutomo Surabaya, menyampaikan bahwa untuk mengenal lebih lanjut demam, perlu dilakukan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan untuk diagnosa demam akut terdir dari urine lengkap, hsCRP (immunoturbidimetri). Serum transaminase, widal, IgM clan IgM anti DHF, malaria dan darah lengkap.

"Yang paling penting dalam membuat diagnosa demam adalah dapat memberikan interpretasi yang tepat dari hasil pemeriksaan laboratorium tersebut". jelas dokter yang berpenampilan trendy ini.

Sebagai langkah awal, pengobatan terhadap penderita demam dengan antipiretika diperlukan. Karena orang demam menimbulkan takikardia, konvulsi. hiperventilasi, ensefalopati clan ketidaknyamanan. "Dengan pemberian antipiretika, penderitaan akibat demam menjadi sirna", lanjut dokter pengasuh tetap kelompok studi Prodia.

Seminar sehari ini dihadiri oleh sekitar 150 dokter se Kabupaten Lamongan. Tema ini penting karena demam clan penyakit infeksi masib menjadi penyakit yang masuk rangking 10 besar di Lamongan clan semakin meningkat dalam setiap tabunnya..

Tangkal Penyakit Musim Hujan

Saat musim hujan tiba, hujan mulai sering mengguyur. Bukan hanya banjir yang jadi bahaya jika musim penghujan tiba, tetapi jugs berbagai penyakit yang menyertainya. Berikut kami sampaikan beberapa tips untuk menghindari sakit bawaan musim penghujan:

Mencegah Flu

  • Cuci Tangan ; Sebagian virus flu menyebar lewat kontak langsung, jadi usahakan untuk mencuci tangan sesering mungkin pakai sabun dan kalau bisa dengan air hangar.
  • Jangan Menyentub Muka ; Biasanya virus flu masuk ke tubuh lewat mats, hiclung atau mulut. Jadi usahakan jangan terlalu sering menyentuh bagian muka.
  • Konsumsi Makanan Mengandung Phytochemical ; Phytochemical adalah bahan kimia alarm yang ada pads tumbuhan yang memberi vitamin pads makanan. Zat jenis ini terdapat pads bush dan sayer segar berwama hijau, merah clan kuning gelap, jadi usahakan memperbanyak konsumsi makanan jenis ini.

Minuet Banyak Air ; Air berfungsi mengangkat racun-racun yang ada dalam tubuh. Orang dewasa butuh delapan gelas air dalam sehari. Usahakan untuk banyak minuet air putih, untuk mengangkat racunracun dalam tubuh.

Mencegah Demam Berdarah

  • Rajin-rajinlah membersihkan selokan, bak-bak air tadah hujan dan
  • menyiangi kebun untuk menghidari nyamuk berkembang biak.
  • Usir nyamuk dengan obat nyamuk sebelum berangkat tidur, atau Anda bisa menggunakan obat nyamuk gosok.

Mencegah Diare

  • Saat hujan turun tiap hari, selokan-selokan yang tersumbat biasanya meluap, clan membawa parasit cacing Berta amoeba turut terangkat. Umuk mencegah diare biasakan untuk menjaga kebersihan, biasakan cuci tangan dan kaki setelah berpergian.
  • Kenakan alas kaki untuk mencegah penyebaran kotoran atau parasit masuk lewat kulit.
  • Hindari membeli makanan di sembarang tempat.
Emergency Call
0322-311777
Ambulan Gawat Darurat 118 (AGD 118) RSML