PEMANTAUAN INDIKATOR MUTU WAJIB NASIONAL TAHUN 2019

NO INDIKATOR PROFIL DATA
11. Kecepatan Respon Terhadap Komplain Definisi Operasional : Kecepatan respon terhadap komplain adalah kecepatan Rumah sakit dalam menanggapi komplain baik tertulis, lisan atau melalui mass media yang sudah diidentifikasi tingkat risiko dan dampak risiko dengan penetapan grading/ dampak risiko berupa ekstrim (merah), Tinggi (kuning), Rendah (hijau), dan dibuktikan dengan data, dan tindak lanjut atas respon time komplain tersebut sesuai dengan kategorisasi/grading/dampak risiko. 1. Warna Merah: cenderung berhubungan dengan polisi, pengadilan, kematian, mengancam sistem/kelangsungan organisasi, potensi kerugian material dll. 2. Warna Kuning: cenderung berhubungan dengan pemberitaan media, potensi kerugian in material, dll. 3. Warna Hijau: tidak menimbulkan kerugian berarti baik material maupun immaterial. Kriteria Penilaian: - Melihat data rekapitulasi komplain yang dikategorikan merah, kuning, hijau - Melihat data tindak lanjut komplain setiap kategori yan dilakukan dalam kurun waktu sesuai standar - Membuat persentase jumlah komplain yang ditindaklanjuti terhadap seluruh komplain disetiap kategori 4. Komplain kategori merah (KKM) ditanggapi dan ditindaklanjuti maksimal 1x24 jam 5. Komplain kategori kuning (KKK) ditanggapi dan ditindaklanjuti maksimal 3 hari 6. Komplain kategori hijau (KKH) ditanggapi dan ditindaklanjuti maksimal 7 hari
12. Kepatuhan Cuci Tangan Kebersihan tangan (hand hygiene) adalah segala usaha yang dilakukan untuk membersihkan kotoran yang secara kasat mata terlihat dan pengangkatan mikroorganisme yang tinggal sementara di tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir (hand wash) atau dengan cairan berbasis alcohol (handrub) dalam 6 langkah (WHO, 2009). Audit kebersihan tangan adalah prosedur penilaian kepatuhan petugas melakukan kebersihan tangan sesuai 5 indikasi dari WHO yaitu sebelum kontak dengan pasien, setelah kontak dengan pasien, sebelum melakukan tindakan invansif dan aseptic, setelah kontak dengan cairan tubuh, dan setelah kontak dengan lingkungan dengan menjalankan 6 tahap teknik melakukan kebersihan tangan. Lima indikasi kebersihan tangan: 1. Sebelum kontak dengan pasien, yaitu sebelum masuk ruangan perawatan pasien. Kontak dengan pasien meliputi menyentuh tubuh pasien, baju, atau pakaian. 2. Prosedur aseptic contoh: tindakan transfuse, perawatan luka, pemasangan kateter urin, suctioning, perawatan daerah tindakan invasif. 3. Tindakan invasif contohnya pemasangan kateter intravena (vena pusat/vena perifer), kateter arteri. 4. Cairan tubuh pasien seperti muntah, darah, nanah, urin, feces, produksi drain, dll. 5. Menyentuh lingkungan meliputi: menyentuh tempat tidur pasien, linen yang terpasang di tempat tidur, alat-alat di sekitar pasien atau peralatan lain yang digunakan pasien, kertas/lembar untuk menulis yang ada di sekitar pasien. Enam langkah teknik melakukan kebersihan tangan sesuai WHO: 1. Ratakan dan gosokkan sabun dengan kedua telapak tangan 2. Gosok punggung dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan dan sebaliknya 3. Gosok kedua telapak dan sela-sela jari 4. Jari-jari sisi dalam dari kedua tangan saling mengunci 5. Gosok ibu jari kiri berputar dalam genggaman tangan kanan dan lakukan sebaliknya 6. Gosokkan dengan memutar ujung jari–jari tangan kanan di telapak tangan kiri dan sebaliknya, telapak tangan kiri dan sebaliknya Petugas yang dinilai mencakup SEMUA PETUGAS yang bertugas di ruangan (dokter, perawat, peserta didik, pekarya, cleaning service).
<< Prev  1   2   3 
Emergency Call
0322-311777
Ambulan Gawat Darurat 118 (AGD 118) RSML