Sabtu, 23 Mar 2013, 13:22:03 WIB, Sumber : Yupi Susanto - RSML

Kemana Sekarang Anak –Anak Dan Para Remaja Kita ?

Kemana  Sekarang Anak –Anak Dan Para  Remaja Kita ?

Dulu waktu kita masih kecil, setiap ada suara adzan dari masjid atau mushola, kita selalu diingatkan untuk sholat berjama’ah ke masjid oleh orang tua kita.  bahkan saat kita sedang asyik bermain kita dipanggilnya  untuk sholat, namun  sebagai anakanak kadang membankang dan malas untuk sholat bahkan lebih memilih untuk tetap bermain.   kalaupun kita melakukanya itupun karena terpaksa.

Kalau kita ingat masa kecil dulu betapa ramainya masjid dan mushola oleh anak –anak  maupun remaja dan orang tua untuk sholat berjama’ah.

Suasana lebih ramai lagi saat bulan ramadhon,  mereka dengan sukaria meramaikan masjid khususnya saat magrib dan sholat isyalalu   taraweh karena pada saat itu banyak makanan / hidangan yang bisa dimakan. Untuk anak dan remaja  lakilaki kebanyakan mereka tidur dimasjid dan bangun tengah malam untuk  membangunkan orang –orang untuk makan sahur dengan menabuh kentongan keliling kampungdan  setelah sahur mereka kembali ke masjid untuk   sholat subuh.   

Saat  ini pemandangan seperti itu sudah mulai berkuranghanya pada  bulan ramadhan saja, masjidmasjid mulai ramai lagi. Namun diluar bulan ramadhan kemana mereka pergi ?   masjid mulai sepi dari orang –orang untuk sholat jama’ah. khususnya anak –anak dan remaja,.Sudah tidak ditemukan lagi remaja lakilaki yang tidur dimasjid. Apakah orang tua mereka sudah tidak mengingatkan dan mengajak  anaknya untuk sholat jama’ah ke masjid,  atau karena anak –anak mereka yang sudah tidak bisa lagi diarahkan untuk sholatataukah  mungkin karena perkembagan jaman yang semakin maju dan ekonomi semakin sulit sehingga orang tua sudah mulai jarang bertemu dengan anaknya sehingga tidak ada lagi waktu untuk mengajak anaknya untuk sholat berjama’ah ke masjid, walaupun hanya sholat magrib atau isya’ saja.  apalgi ditambah dengan banyaknya acara televisi yang bagusbagus yang diputar saat jam sholat magrib dan isya, seperti sinetron dan lainnya. Yang sangat mempengaruhi  anak –anak kita.

            Perlu kesadaran pribadi untuk mau melaksanakan sholat berjama’ah kemasjid atau mushola terutama  dari diri kita sendiri, dan mampu  mengajak anakanak kita untuk ikut serta , sehingga anak –anak dan para remaja kita lebih giat dalam  sholat jama’ah.dan meramaikan masjid.

Kalau dulu kita harus diingatkan oleh orang tua kita dan kadangkadang harus dibujuk untuk mau kemasjid, apakah sekarang kita sudah dewasa harus diingatkan oleh orang tua kita, sementara orang kita mungkin sudah ada yang meninggalsiapa lagi yang harus menegur kita jika kita tidak jama’ah. mungkin kita sekarang lebih bebas untuk tidak sholat berjama’ah  karena sudah tidak ada lagi yang menegur kita bahkan memarahi kita jika tidak sholat jama’h.  apakah hal ini juga sudah kita terapkan kepada anakanak kita, kita memberikan kebebasan kepada mereka, sehingga mereka  merasa tidak punya beban untuk melaksanakan sholat berjama’ah, karena mereka belum mengerti arti dan kelebihaan sholat berjama’ah  dibanding sholat sendirian.

Emergency Call
0322-311777
Ambulan Gawat Darurat 118 (AGD 118) RSML