Wed, 17 Oct 2012, 14:03:43 WIB, Sumber : Rian Sindu

Kantuk Produktif

Kantuk Produktif

Coba saja, sekali-kali anda tak usah menyembunyikan gesture kantuk di depan bos anda bekerja. Menguaplah sesuka anda. Niscaya anda akan kena damprat, minimal anda akan melihat mulut bos anda maju beberapa senti. Yang masih kuliah boleh coba, duduklah paling depan, saat dosen yang paling tak anda suka menerangkan materi, menguaplah selebar-lebarnya, dan lihatlah apa yang terjadi?

            Jamak dimasyarakat penilaian bahwa orang yang suka mengantuk adalah orang pemalas. Karyawan yang suka mengantuk saat bekerja adalah karyawan yang pekerjaanya sulit beres. Anak kuliah yang suka mengantuk di ruang kuliah, IP-nya pasti jelek. Sopir yang suka mengantuk saat mengemudi pasti pengemudi yang hobi kecelakaan. Dan banyak cap-cap negatif untuk para maniak kantuk yang lainnya yang tentu saja sedikit kurang mengenakkan ditelinga, karena mengantuk adalah hak segala manusia, lebih-lebih bagi orang-orang penganut kebebasan berekspresi. Apakah rasa kantuk adalah sebuah kesalahan?

            Dunia ilmiah coba menjelaskan kenapa orang bisa mengantuk. Bermacam-macam sebabnya. Paling umum adalah rasa kantuk itu merupakan fitrah, artinya emang dari sononya di atur seperti itu. Pendapat yang lebih elit mengatakan bahwa rasa kantuk adalah alarm tubuh, dimana saat tubuh lelah rasa kantuk dengan sendirinya datang. Katanya,sih, saat tubuh lelah otak kekurangan oksigen, karena kekurangan oksigen itulah timbul rasa kantukSialnya semua orang juga lelah. Semua orang juga beraktifitas yang berakibat kelelahan, namun kenapa rasa kantuknya berbeda-beda? Dalam sebuah kantor, seluruh karyawan juga melakukan pekerjaan dengan tingkat kelelahan yang sama, namun kenapa ada yang sering menguap, jarang menguap bahkan tidak menguap sama sekali(karena langsung tidur) ^_^. Di dalam sebuah perkuliahan ada mahasiswa yang suka mengantuk namun ada yang tak membuka mulut sama sekali. Padahal dosen yang ada di depan sama.

            Saya lupa, siapa yang pernah memberi tahu bahwa mengantuk itu akibat otak tidak aktif, Orang yang otaknya aktif,misalnya untuk berfikir menyelesaikan soal hitungan, pasti rasa kantuk tak akan datang. Saya pikir benar juga orang tersebut, buktinya saat ujian semester atau ujian perekrutan karyawan, gak ada tuh yang merasa mengantuk seorangpun, minimal dalam pengamatan saya. Selain berfikir , orang yang sedang membayangkan sesuatu yang membahagiakan atau justru kepiluan, tak akan diserang perasaan kantuk. Orang sedangmelamunpuntak akan mengantuk. Lalu kenapa orang yang membaca buku suka mengantuk? Dilihat bukunya dulu, kalau isinya kurang menarik, ya itulah yang membuat kegagalan proses berfikir sehingga mengantuk, nah kalau bukunya menarik bagi saya itu hanya kelelahan retina saja, tentu tak cukup mematahkan teori ini.

            Setelah tahu, tentu kita tak mau,kan di cap karyawan kurang produktif akibat “ngantukan”. Karena sebenarnya kita di tugasi untuk memilah-milah rasa kantuk tersebut, antara kantuk yang boleh dan kantuk yang kurang tepat. Lebih jelasnya antara kantuk yang produktif dan kantuk yang tidak produktif.

            Kantuk produktif bukanlah rasa kantuk pada saat jam-jam produktif. Karena saat itulah keproduktifan di tuntut. Disaat otak kita diwajibkan terperas, berfikir keras. Tubuh di wajibkan untuk selalu terjaga dan fit. Seluruh passion dalam hati di pertaruhkan. Saat sadar bahwa sebuah pekerjaan adalah kewajiban, saat itulah fokus dibutuhkan, kalau perlu semua terpusat ke kewajiban itu. Disertai dengan keantusiasan dalam menyelesaikannya.

            Setelah pekerjaan itu selesai. Energi tekor, tubuh lelah, fikiranrilex, dan rasa kantuk akan datang dengan sendirinya. Saat itulah saat di mana kantuk bukanlah barang haram lagi. Bahkan sangat disarankan untuk menikmati rasa itu. Menguap selebar-lebarlah! ( jangan lupa di tutup ) tak usah sungkan-sungkan. inilah kantuk produktif, rasa kantuk yang datang setelah kewajiban-kewajiban telah tertunaikan.

Nah, Kantuk semacam inilah yang bisa di sebut alarm tubuh! Dan anda wajib menjawabnya, karena jika tidak, akan terjadi sesuatu yang kurang bagus pada tubuh anda. Ahli kesehatan bilang, bila anda kantuk akibat kelelahan dan anda tidak istirahat atau tidur, proses detoksifikasimenjadi kurang maksimal bahkan gagal, karena tidur sebenarnya adalah proses pembersihan tubuh terhadap racun dan segala sesuatu yang tak dibutuhkan. Jika anda sering tidak menjawab alarm seperti ini,  jangan salahkan jika anda jatuh sakit. Karena itu, jika berbunyi, segera jawab!

Setelah faham dengan kantuk produktif, anda pasti faham dengan kantuk yang tidak tidak produktif bukan? Kantuk yang datang saat kewajiban-kewajiban belum selesai tertunaikan.

Sekedar penutup, pernahkah anda sholat malam? Atau berdoa di tengah malam setelah anda tidur. Saya yakin pernah, minimal sekali seumur hidup. Jika anda merasa mengantuk setelah mengerjakannya, lalu tertidur, apa yang anda rasakan setelah terbangun? Pada tubuh anda? Jiwa anda? Kesegaran tubuh dan ketentraman batin bukan? Itu adalah hadiah untuk kantuk produktif anda, karena telah menyelesaikan kewajiban sebagai hamba Tuhan yang baik. Salam.... (sindusmile^_^)

 

Bumi maha patih, 240912

Emergency Call
0322-311777
Ambulan Gawat Darurat 118 (AGD 118) RSML