KONSULTASI KESEHATAN : FARMASI KLINIS

  • img Konsultan :

    Muhtaromah, S.Si, Apt., Sp.FRS

Bagaimana minum obat TBC saat puasa ?

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Saya sedang mengidap sakit TBC dan mendapatkan 6 macam obat (codein 10 mg 3x1, tibigone  1x2, fortibi 1x2, ceptik 2x1, Hepa Q 3x1 dan sistenol tab 3x1). Bagaimana cara minum obat-obat tersebut ketika saya sedang berpuasa? Atas jawaban yang diberikan, saya ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb (Tn. SN, laren, Lamongan)

Laren Lamongan

Jawaban :

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bapak SN di Laren, Bapak mendapatkan polifarmasi (pengobatan dengan terapi obat lebih dari 3 macam obat). Penderita yang mendapatkan polifarmasi harus cermat mengatur cara minum obat sehingga tujuan pengobatannya tercapai dan pasien tetap patuh & merasa enjoy untuk tetap minum obat. Terutama penderita TBC yang harus minum obat dalam waktu yang cukup panjang (minimal 6 bulan) sehingga bapak harus punya motivasi dan semangat yang tinggi agar tidak bosan dan putus pengobatan.   Pengaturan jadwal minum obat selama puasa yang kami sarankan adalah : -         Codein 10 mg (3x1) / Penekan batuk, diminum saat makan sahur, buka puasa dan 5 jam sesudah buka puasa (sebelum tidur) masing-masing 1 tablet. -         Tibigone (1x2) / Anti TBC, diminum (2 tablet) menjelang tidur untuk meminimalkan efek samping (mual). Jika tidak nyaman karena bentuk tablet yang besar, tablet kedua boleh diselang 15 menit dari tablet pertama. -         Fortibi (1x2) / Suplemen pendamping anti TBC, diminum (2 capsul) 1 jam setelah berbuka puasa. -         Ceptik (2x1) / Antibiotika, diminum saat makan sahur & berbuka puasa, masing-masing 1 tablet ½ jam sesudah makan -         Hepa Q (3x1) / Suplemen penunjang fungsi liver karena penggunaan Anti TBC, diminum saat makan sahur, buka puasa dan 5 jam sesudah buka puasa (sebelum tidur) masing-masing 1 tablet. -         Sistenol (3x1) / Pereda demam, diminum saat makan sahur, buka puasa dan 5 jam sesudah buka puasa (sebelum tidur) masing-masing 1 tablet jika pasien merasa demam. Jika tidak demam, tidak perlu diminum.   Sebagai tambahan informasi, codein mempunyai efek samping susah BAB sehingga disarankan mengkonsumsi makanan tinggi serat dan banyak minum air.   Demikian jawaban dari kami, jangan sungkan konsultasi dengan dokter ataupun Farmasis/Apoteker apabila masih ada yang kurang jelas. Semoga informasi ini bermanfaat. Wassalamu’alaikum Wr. Wb   Muhtaromah, S.Si, Apt., Sp.FRS (Farmasi Klinis RS Muhammadiyah Lamongan)
Emergency Call
0322-311777
Ambulan Gawat Darurat 118 (AGD 118) RSML