KONSULTASI KESEHATAN : EEG (ELECTROENCEPHALOGRAPHY)

  • img Konsultan :

    Tim Dokter Spesialis Saraf

Separuh Badan Sering Kesemutan

Assalamu’alaikum wr wb.

Nama saya A 30 tahun, mau menanyakan tentang ayah saya Dok. Akhir – akhir ini ayah saya usia 60 tahun sering mengeluh kesemutan separuh badan kiri, yang saya tahu sudah 3 kali ini. Pernah juga disertai kelemahan sisi yang mengalami kesemutan tadi, tapi anehnya beberapa jam kemudian pulih lagi. Ayah saya ini sakit apa ya Dok? Terima kasih, wassalamu’alaikum wr wb.

Lamongan

Jawaban :

Wa'alaikumsalam wr wb.

Sdr A yang saya hormati….dilihat dari usia, ayah saudara sudah tergolong usia lanjut, yang biasanya cenderung mempunyai problem tertentu pada usia tersebut di antaranya adalah masalah vaskuler (kelainan / kemunduran fungsi pembuluh darah) baik yang berhubungan dengan jantung (cardio-vascular) maupun yang berhubungan dengan otak (cerebro-vascular). Kemungkinan besar Ayah saudara sedang mengalami apa yang disebut sbg "serangan otak sesaat" (transient ischemic attack).

 

"Serangan Otak Sesaat" (SOS) adalah gangguan / kelainan saraf  (defisit neurologis fokal) yang berupa gangguan motoris (kelemahan), gangguan sensoris (kesemutan, mati rasa, nyeri sensitif), maupun gangguan saraf otonom (gangguan berkeringat, Buang Air Kecil, Buang Air Besar, dll) yang mendadak dan pulih kembali dalam waktu kurang dari 24 jam, akibat gangguan primer peredaran darah otak. Kebanyakan  disebabkan adanya plak pada dinding pembuluh darah (aterosklerosis). Faktor penyebab Aterosklerosis antara lain diabetes melitus / kencing manis, sering konsumsi makanan yang mengandung banyak lemak/kolesterol yang menyebabkan apa yang disebut dislipidemia, kebiasaan merokok, mempunyai hipertensi tidak terkontrol, kurang olahraga/ aktivitas tubuh, minuman yang beralkohol, dll.

 

Pada kasus ini prinsip pencegahan lebih baik daripada mengobati sangat diperlukan, untuk itu sebaiknya dilakukan pemeriksaan baik klinis maupun laboratoris untuk bisa mengendalikan faktor - faktor resiko yang ada.  Bahkan bila perlu lakukan pemeriksaan pencitraan profil pembuluh darah otak (neuro imaging).

 

Pada pasien yang mengalami serangan 4 x dalam 2 minggu, ada dugaan adanya sumber emboli, stenosis (penyempitan) arteri karotis yang gejalanya nampak, kondisi terjadi pembekuan darah (hiperkoagulasi), yang semuanya itu mengharuskan pasien harus rawat inap untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan sebelum terlambat.

 

Demikian jawaban kami, apabila ada keluhan ataupun hal – hal ingin disampaikan silakan menghubungi kami atau datang ke Poli Spesialis Saraf RS Muhammadiyah Lamongan. Semoga jawaban ini bermanfaat, Wassalamu’alaikum wr wb.

 

By. dr. Dhimas Hantoko, SpS

(Dokter Spesialis Saraf RS Muhammadiyah Lamongan)
Emergency Call
0322-311777
Ambulan Gawat Darurat 118 (AGD 118) RSML