KONSULTASI KESEHATAN : APOTEKER

  • img Konsultan :

    Imanda Dyah Rahmadani, S. Farm, Apt

Minum Obat Saat Puasa

Saya, laki – laki 68 tahun, setiap hari mengkonsumsi obat hipertensi, obat diabetes, dan obat kolesterol. Bagaimana sebaiknya pengaturan jadwal minum obat yang tepat saat berpuasa? Wassalamu’alaikum wr wb.

Lamongan

Jawaban :

Bapak S yang terhormat, untuk mendapatkan efek terapi yang optimal maka obat harus diminum dalam dosis yang tepat dan waktu yang tepat. Selama berpuasa, waktu untuk minum obat berubah dari 24 jam menjadi sekitar 11 jam. Hal yang tidak boleh dilewatkan saat minum obat adalah terlebih dahulu membaca aturan pakai yang tertera di etiket. Sayang sekali Bapak tidak menyebutkan jenis obat yang Bapak konsumsi setiap hari. Namun demikian berikut kami sampaikan panduan umum minum obat ketika berpuasa :

1.      Bila aturan pakai 1 kali sehari (1 x 1)


Secara umum Bapak bebas menentukan minum obat saat sahur atau buka puasa, yang penting konsisten dengan waktu setiap harinya, agar didapatkan kadar obat yang stabil dalam tubuh.

Untuk anti-hipertensi sebaiknya diminum waktu sahur (sesuai petunjuk dari dokter : sebelum atau sesudah makan), karena tekanan darah cenderung meningkat saat jam 9-11 pagi.

Sedangkan obat untuk diabetes mellitus yang diminum sehari sekali (seperti glimepirid) sebaiknya diminum saat berbuka, karena bila diminum saat sahur dikhawatirkan akan terjadi hipoglikemi saat berpuasa. Hipoglikemi adalah penurunan gula darah di bawah normal sehingga dapat membahayakan tubuh. Akan tetapi untuk obat diabetes metformin atau acarbose tidak masalah bila Bapak meminumnya saat sahur.


Untuk obat kolesterol, sebaiknya diminum saat malam sebelum tidur agar mendapatkan efek yang optimal.

2.      Bila aturan pakai 2 kali sehari

Bisa diminum saat sahur dan buka puasa (sesuai petunjuk dokter atau apoteker obat diminum sebelum atau sesudah makan)

3.      Bila aturan pakai 3 kali sehari

Secara umum (terapi simptomatik, suplemen dan vitamin) bisa diminum saat sahur, buka puasa, dan sebelum tidur.  Akan tetapi untuk antibiotik, aturan minum seperti ini tidak diperkenankan karena menimbulkan fluktuasi konsentrasi dalam darah. Jika dokter memberikan obat dengan pemakaian 3 atau 4 kali sehari, Bapak bisa menanyakan apakah ada alternatif obat sejenis yang bisa diminum 1 atau 2 kali sehari.

Jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau apoteker bila Bapak mengalami kesulitan dalam mengatur jadwal minum obat ketika berpuasa. Semoga informasi ini bermanfaat. Wassalamu’alaikum wr wb
Emergency Call
0322-311777
Ambulan Gawat Darurat 118 (AGD 118) RSML