KONSULTASI KESEHATAN : FARMASI KLINIS

  • img Konsultan :

    Muhtaromah, S.Si, Apt., Sp.FRS

Efek Samping Jamu

Assalamu’alaikum wr wb. Saya seorang pekerja lapangan ingin, sering mengkonsumsi jamu pegel linu untuk mengatasi keluhan pegal-pegal atau sakit sendi setelah seharian bekerja, apakah diperbolehkan ? apakah ada efek samping yang berbahaya? Atas jawaban yang disampaikan, saya ucapkan terimakasih. Wassalamu’alaikum wr wb.

Kembangbahu, Lamongan

Jawaban :

Assalamu’alaikum wr wb. Sebelumnya kami sampaikan terimakasih atas pertanyaan yang bapak sampaikan. Jamu tradisional pada dasarnya adalah ramuan yang terdiri dari tumbuh-tumbuhan yang mempunyai khasiat tertentu. Jika jamu tersebut murni hanya mengandung ekstrak / sari tumbuh-tumbuhan (herbal) maka aman untuk dikonsumsi karena bersifat alamiah (bahan alamiah lebih tidak mempunyai efek samping dibandingkan bahan kimia obat). Tetapi jamu yang dijual di pasaran tidak ada jaminan tentang komposisi / kandungannya. Sering kali dijumpai jamu-jamu tersebut telah bercampur dengan bahan kimia obat misalnya obat yang membantu meredakan rasa sakit (analgetik) atau obat-obat kortikosteroid yang terkenal sebagai obat “dewa”.   Jika sudah demikian maka jamu tersebut tidak lagi aman untuk dikonsumsi karena bahan kimia obat yang ditambahkan tidak menggunakan takaran yang jelas (misalnya 500 mg, 1000 mg dst) sehingga dosisnya belum tentu tepat, bisa dibawah dosis normal (underdosis) atau diatas normal (overdosis). Efek yang ditimbulkan pun bisa beragam karena penggunaan bahan kimia obat yang tidak tepat baik itu dosisnya maupun tujuan penggunaannya akan berakibat secara langsung ke organ-organ tubuh kita. Efek sampingnya antara lain : 1.            Dapat memperberat kerja / fungsi organ. Misalnya memperberat kerja organ liver yang tugasnya untuk mengubah senyawa obat menjadi bentuk aktif sehingga memberikan efek. Kemudian bisa juga memperberat fungsi ginjal yang tugasnya untuk menyaring dan mengeluarkan bahan kimia obat setelah diproses oleh tubuh. Kedua organ tersebut semakin lama akan semakin menurun fungsinya dan bisa menjadi tidak berfungsi. 2.            Efek toksik atau efek sebagai racun karena bahan kimia obat yang tidak jelas & takaran yang berlebihan (overdosis). Gejala bisa dari yang ringan sampai yang menimbulkan kematian. 3.            Kalaupun tidak overdosis tetapi jika penggunaannya sering maka akan menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Contohnya jamu yang ditambahkan obat kortikosteroid dapat menimbulkan efek samping wajah bengkak / bulat (moon face), oseteoporosis, hipertensi, nyeri lambung atau perdarahan lambung. Dan kasus perdarahan lambung sudah sering kita jumpai pada pasien-pasien yang masuk RS dengan keluhan muntah atau BAB darah dan dengan riwayat penggunaan jamu pegel linu dalam jangka waktu tertentu. Untuk itu kami menyarankan untuk selektif dalam memilih jenis pengobatan. Jika mempunyai keluhan tertentu sebaiknya tetap dikonsultasikan kepada ahlinya. Jika pun memilih pengobatan dengan jamu harus dipastikan jamu tersebut berkualitas & tidak mengandung bahan kimia obat. Pastikan jamu yang dibeli dari merk pabrik tertentu yang sudah terdaftar di BPOM (bisa dilihat no registrasi yang tertera di kemasan) atau bisa dengan membuat jamu sendiri dari tanaman obat keluarga yang ada di sekitar rumah. Demikian jawaban kami, semoga bermanfaat. Wassalamu’alaikum wr wb
Emergency Call
0322-311777
Ambulan Gawat Darurat 118 (AGD 118) RSML